Dialogue: Celebrating Differences Januari 2020

21 Jan 2020

Pada Jumat, 17 Januari 2020, Perguruan Tinggi LEPISI menggelar sebuah acara dialog dengan tema “Celebrating Differences” bersama Guru Besar UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta sebagai pembicara.

Prof. Syafa’atun Almirzanah, Ph.D., D.Min. menjadi pembicara pada acara dialog bertema “Celebrating Differences” yang dilaksanakan pada Jumat, 17 Januari 2020 di Perguruan Tinggi LEPISI. Beliau merupakan Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 40 peserta yang meliputi dosen dan staff Perguruan Tinggi LEPISI dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Ketua Unit Pengelolaan Program Studi Sekretari, Ibu Paula Theodora, S.E., M.M., lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua STIE BISMA LEPISI, Ibu Suhadarliyah, S.E., M.M., S.S.

Pembukaan oleh MC Peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dialog oleh pembicara, yang dipandu oleh Ketua Yayasan Widya Anindya, Ibu Puri Swastika Gusti Kresna Dewi, S.E. Materi yang dibawakan yaitu mengenai toleransi antar umat beragama, terutama di Indonesia karena masyarakat Indonesia memiliki beragam agama dan kepercayaan. Pembicara juga membagikan pengalaman hidupnya terutama mengenai studinya yang mempelajari tentang agama Islam dan agama Kristen, yaitu mengenai bagaimana cara pandang dari kedua agama tersebut. Hal ini tentunya untuk meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama dan saling menghargai sesama.

Pemaparan materi oleh pembicara Sesi tanya jawab

Setelah pemaparan materi selesai, dilakukan sesi tanya jawab. Para peserta diberi kesempatan untuk menanyakan hal yang berkaitan dengan tema dialog. Beberapa peserta mengajukan pertanyaan, yang dijawab langsung oleh pembicara.

Akhir acara ditutup dengan kesimpulan materi, yang disampaikan oleh moderator.

 

Dari kiri: Bapak Meidy F. Lombogia,  Ibu Suhadarliyah, Prof. Syafa’atun Almirzanah, Ph.D, D.Min., Ibu Puri Swastika Gusti Kresna Dewi, Bapak Arvadi Hutagalung, Bapak Ferdy
Foto bersama peserta dialog